Cara buat SKCK online menjadi informasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian untuk melamar pekerjaan, mengikuti seleksi CPNS, mengurus administrasi pendidikan, maupun keperluan lainnya. Pendaftaran dapat dilakukan melalui layanan resmi Polri dengan menyiapkan dokumen persyaratan dan melengkapi formulir secara elektronik.
Pada Oktober 2026, pengajuan SKCK online dapat diakses melalui situs resmi SKCK Online Polri maupun kanal aplikasi POLRI Super App. Proses pengajuan tetap melewati verifikasi petugas, sehingga kelengkapan dokumen dan ketepatan data menjadi hal penting.
Apa Itu SKCK dan Fungsinya?
Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan kepolisian pemohon. Dokumen tersebut digunakan untuk memenuhi persyaratan administrasi pada berbagai keperluan.
Berikut beberapa keperluan yang umumnya membutuhkan SKCK:
- Melamar pekerjaan di perusahaan swasta.
- Mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN), sesuai persyaratan instansi.
- Mengikuti proses rekrutmen TNI atau Polri sesuai ketentuan.
- Mengurus administrasi pendidikan tertentu.
- Mengurus keperluan perjalanan atau administrasi luar negeri yang mensyaratkan SKCK.
- Memenuhi kebutuhan administrasi lain yang ditentukan lembaga terkait.
Jenis keperluan perlu dipilih dengan benar saat mengisi formulir. Kewenangan penerbitan juga perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan SKCK dan ketentuan kepolisian.
Syarat Membuat SKCK Online 2026
Sebelum memulai pendaftaran, dokumen identitas dan persyaratan administrasi perlu disiapkan dalam bentuk digital. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan kewarganegaraan, tujuan pengajuan, dan tingkat satuan kepolisian yang menerbitkan SKCK.
1. Dokumen yang Perlu Disiapkan
Berikut daftar dokumen yang sebaiknya disiapkan untuk pengajuan SKCK baru bagi warga negara Indonesia (WNI).
| No. | Dokumen | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | KTP elektronik | Identitas resmi yang masih berlaku |
| 2 | Kartu Keluarga | Data keluarga sesuai dokumen resmi |
| 3 | Akta kelahiran atau ijazah | Dokumen pendukung identitas |
| 4 | Pasfoto terbaru | Berwarna, latar belakang merah, sesuai ketentuan |
| 5 | Nomor telepon aktif | Untuk verifikasi dan pemberitahuan |
| 6 | Email aktif | Untuk menerima informasi pengajuan |
| 7 | Data keperluan | Tujuan pembuatan SKCK |
| 8 | Dokumen tambahan | Disesuaikan dengan petunjuk sistem dan jenis pengajuan |
Persyaratan tersebut merujuk pada informasi layanan SKCK dan panduan pelayanan kepolisian. Dokumen tambahan, termasuk paspor untuk keperluan tertentu, dapat diminta sesuai tujuan pengajuan.
2. Persyaratan Pendukung yang Perlu Diperhatikan
Selain dokumen utama, terdapat beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum formulir dikirimkan.
- Kualitas foto dokumen: Tulisan, nomor identitas, dan informasi penting harus terbaca jelas.
- Pasfoto: Gunakan foto terbaru dengan latar belakang merah sesuai ketentuan layanan.
- Kesesuaian data: Nama, tempat tanggal lahir, dan alamat perlu sesuai dokumen identitas.
- Kepesertaan JKN: Ketentuan terkait status JKN atau BPJS Kesehatan perlu diperiksa pada petunjuk layanan dan satuan kepolisian tujuan.
- Sidik jari: Perekaman atau pemeriksaan sidik jari dapat diperlukan sesuai kondisi pemohon dan prosedur yang berlaku.
Persyaratan tambahan sebaiknya diperiksa langsung pada kanal resmi sebelum pengajuan dilakukan. Langkah ini membantu mengurangi risiko permohonan tertunda karena dokumen belum lengkap.
Cara Buat SKCK Online Lewat HP
Pendaftaran SKCK online dapat dilakukan menggunakan ponsel maupun komputer yang terhubung ke internet. Kanal yang tersedia mencakup situs resmi SKCK Online dan aplikasi POLRI Super App.
1. Buka Layanan Resmi SKCK Online
Langkah pertama adalah membuka situs resmi melalui peramban.
Link Resmi –>> Cara Buat SKCK Online
Pada halaman layanan, tersedia informasi persyaratan, biaya, lokasi penerbitan, dan alur pengajuan. Alternatifnya, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi POLRI Super App yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS.
Hal yang perlu diperhatikan pada tahap ini:
- Pastikan alamat situs sesuai dengan kanal resmi Polri.
- Hindari tautan pendaftaran dari sumber yang tidak jelas.
- Siapkan koneksi internet yang stabil.
- Baca petunjuk sesuai kategori pengajuan.
2. Registrasi dan Verifikasi Identitas
Buat akun sesuai petunjuk yang tersedia pada situs atau aplikasi. Proses registrasi dapat meminta alamat email, nomor telepon, serta verifikasi identitas.
Apabila verifikasi wajah atau tahapan pemeriksaan identitas muncul, ikuti instruksi pada sistem. Gunakan data yang benar agar tidak terjadi perbedaan antara informasi akun dan dokumen resmi.
3. Pilih Menu Pengajuan SKCK
Setelah registrasi selesai, masuk ke akun dan pilih menu pengajuan SKCK. Selanjutnya, tentukan jenis permohonan serta tujuan penggunaan dokumen.
Pilihan tujuan harus sesuai kebutuhan administrasi. Sebagai contoh, kebutuhan untuk melamar pekerjaan dapat berbeda dengan pengajuan yang berkaitan dengan perjalanan ke luar negeri.
4. Isi Formulir dengan Data yang Benar
Lengkapi formulir elektronik sesuai kolom yang tersedia. Data yang diminta dapat mencakup identitas pribadi, alamat, pendidikan, keluarga, pekerjaan, serta keterangan lain yang diperlukan.
Sebelum melanjutkan, periksa kembali setiap isian untuk memastikan tidak ada kesalahan pengetikan.
Beberapa hal yang perlu diperiksa:
- Nama lengkap sesuai KTP.
- Nomor identitas dan tanggal lahir.
- Alamat sesuai dokumen kependudukan.
- Tujuan pembuatan SKCK.
- Data pendukung yang diminta sistem.
Data yang tidak sesuai dapat menyebabkan proses verifikasi membutuhkan waktu lebih lama.
5. Unggah Dokumen Persyaratan
Unggah dokumen sesuai daftar persyaratan yang ditampilkan pada sistem. Pastikan setiap berkas memiliki format dan ukuran yang sesuai dengan ketentuan aplikasi atau situs.
Gunakan hasil pemindaian atau foto dokumen yang jelas. Hindari gambar buram, terpotong, atau tertutup pantulan cahaya.
6. Pilih Lokasi Penerbitan SKCK
Pilih satuan kerja kepolisian sesuai kewenangan penerbitan dan kebutuhan administrasi. Pilihan lokasi dapat mencakup tingkat kepolisian yang tersedia dalam sistem.
Pastikan lokasi yang dipilih sesuai dengan tujuan penggunaan SKCK. Periksa pula informasi jadwal layanan, lokasi pengambilan, serta ketentuan pencetakan sebelum menyelesaikan pengajuan.
7. Lakukan Pembayaran Resmi
Setelah formulir dan dokumen dikirimkan, sistem akan menampilkan petunjuk pembayaran jika diperlukan. Pembayaran dilakukan melalui kanal resmi yang tersedia pada pengajuan.
Simpan bukti pembayaran untuk keperluan pemeriksaan status permohonan. Jangan melakukan transfer ke rekening pribadi yang mengatasnamakan petugas atau perantara.
8. Pantau Status Pengajuan dan Selesaikan Proses
Setelah pembayaran berhasil, permohonan akan melalui pemeriksaan petugas. Pantau status pengajuan melalui kanal yang digunakan dan periksa pemberitahuan yang diterima.
Apabila terdapat permintaan perbaikan data atau dokumen tambahan, ikuti instruksi resmi. Setelah permohonan disetujui, SKCK dapat dicetak, diunduh, atau diambil sesuai fasilitas dan ketentuan lokasi penerbitan.
Berapa Biaya Membuat SKCK Online 2026?
Biaya penerbitan SKCK berdasarkan informasi resmi layanan Polri adalah Rp30.000. Tarif tersebut merupakan PNBP yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020.
Berikut ringkasan biaya dan tahapan pembayarannya.
| Keterangan | Informasi |
|---|---|
| Biaya penerbitan SKCK | Rp30.000 |
| Dasar tarif | PP Nomor 76 Tahun 2020 |
| Metode pembayaran | Mengikuti kanal resmi pada sistem |
| Bukti pembayaran | Simpan bukti transaksi |
| Biaya tambahan | Periksa ketentuan resmi jika terdapat layanan tambahan |
Biaya tersebut merupakan tarif penerbitan SKCK, bukan jaminan bahwa seluruh kebutuhan administrasi lain bebas biaya. Jika terdapat layanan tambahan, informasi tarif perlu diperiksa melalui kanal resmi yang bersangkutan.
Jadwal dan Lama Proses Pembuatan SKCK
Pendaftaran online membantu pengisian data dilakukan tanpa harus memulai seluruh proses di loket. Namun, pengajuan tetap membutuhkan verifikasi sehingga waktu penyelesaian dapat berbeda pada setiap permohonan.
Tidak ada jaminan bahwa setiap SKCK langsung terbit setelah pembayaran berhasil. Kelengkapan dokumen, antrean pengajuan, kebutuhan verifikasi tambahan, serta jam operasional satuan penerbit dapat memengaruhi waktu pemrosesan.
| Tahapan | Keterangan |
|---|---|
| Registrasi | Mengikuti petunjuk situs atau aplikasi |
| Pengisian formulir | Dapat dilakukan secara online |
| Pembayaran | Sesuai instruksi sistem |
| Verifikasi | Dilakukan oleh petugas |
| Penerbitan | Setelah persyaratan dinyatakan sesuai |
| Pencetakan atau pengambilan | Mengikuti ketentuan lokasi penerbit |
Untuk menghindari keterlambatan, pengajuan sebaiknya dilakukan sebelum batas waktu administrasi yang ditetapkan instansi tujuan. Informasi jadwal terbaru dapat diperiksa pada situs resmi atau kantor kepolisian penerbit.
Masa Berlaku SKCK dan Cara Perpanjangnya
SKCK memiliki masa berlaku selama enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Apabila masa berlaku habis dan dokumen masih diperlukan, pemohon dapat mengajukan perpanjangan sesuai ketentuan kepolisian.
Sebelum mengajukan perpanjangan, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
- Periksa tanggal penerbitan dan masa berlaku SKCK lama.
- Siapkan SKCK sebelumnya dan dokumen identitas.
- Periksa ketentuan pasfoto serta dokumen pendukung terbaru.
- Pastikan jenis layanan yang dipilih sesuai kebutuhan.
- Ikuti prosedur perpanjangan pada kanal resmi Polri.
Persyaratan perpanjangan dapat berbeda dari permohonan SKCK baru. Karena itu, petunjuk terbaru dari satuan penerbit perlu menjadi acuan.
Tips Aman Membuat SKCK Online
Pengajuan dokumen resmi secara digital perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan data pribadi. Situs dan aplikasi palsu dapat dimanfaatkan untuk meminta pembayaran maupun mengambil informasi sensitif.
Berikut langkah pencegahan yang dapat diterapkan:
- Gunakan situs SKCK Online Polri atau aplikasi resmi POLRI Super App.
- Periksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi.
- Jangan membagikan kata sandi, PIN, atau kode OTP.
- Hindari pembayaran ke rekening pribadi yang tidak tercantum dalam kanal resmi.
- Simpan bukti pendaftaran dan pembayaran.
- Hubungi layanan bantuan resmi jika status pengajuan tidak berubah atau muncul kendala.
Polri juga menyediakan informasi bantuan dan kanal pengaduan pada layanan SKCK Online. Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk memeriksa kendala pengajuan maupun melaporkan dugaan penipuan.
Kesimpulan
Cara buat SKCK online pada 2026 dapat dilakukan melalui situs resmi SKCK Online Polri atau aplikasi POLRI Super App. Tahapannya meliputi registrasi, verifikasi identitas, pengisian formulir, pengunggahan dokumen, pemilihan lokasi penerbitan, pembayaran, dan pemeriksaan petugas.
Biaya resmi penerbitan SKCK tercatat sebesar Rp30.000 dengan masa berlaku enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Persyaratan tambahan, waktu penyelesaian, serta mekanisme pencetakan atau pengambilan dapat berbeda sesuai kebutuhan dan lokasi penerbitan, sehingga informasi resmi perlu diperiksa sebelum pengajuan dilakukan.